You need to enable javaScript to run this app.

Meneladani Akhlak Nabi, Membentuk Akhlak Religius dan Berprestasi dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2025

  • Kamis, 25 September 2025
  • Seveners Media Kreasi
  • 0 komentar
Meneladani Akhlak Nabi, Membentuk Akhlak Religius dan Berprestasi dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2025

Tanjungpandan - Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah salah satu tradisi penting yang dilaksanakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahun, pada tanggal 12 Rabiul Awal, umat Islam mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pembacaan salawat, pengajian, dan sedekah. Selain sebagai momen untuk memperingati sejarah kelahiran Rasulullah, perayaan ini juga menjadi kesempatan untuk meneladani akhlak serta perjuangan beliau dalam menyebarkan risalah Islam. Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan amalan-amalan yang dianjurkan dalam memperingatinya.

Tradisi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW mulai dikenal pada masa Dinasti Fatimiyah di Mesir pada abad ke-11 M. Pada masa itu, perayaan Maulid Nabi dilakukan dengan tujuan memperingati kelahiran Rasulullah sekaligus mempererat persatuan umat Islam. Namun, tradisi ini kemudian menyebar ke berbagai wilayah dunia Islam dan diadopsi oleh berbagai budaya Muslim di Asia, Afrika, dan Eropa.

Beberapa ulama menyebut bahwa peringatan Maulid merupakan bentuk ekspresi cinta umat terhadap Rasulullah. Menurut Imam Jalaluddin al-Suyuti, salah satu ulama terkemuka dalam sejarah Islam, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah amalan yang baik selama diisi dengan kegiatan yang sesuai dengan ajaran Islam, seperti pembacaan Al-Qur'an, salawat, dan pengajian (al-Suyuti, Husnul Maqsid fi Amalil Maulid).

Meskipun tidak ada nash Al-Qur'an atau hadis yang secara eksplisit memerintahkan perayaan Maulid Nabi, para ulama memperbolehkan perayaannya sebagai bagian dari kebiasaan baik selama tidak melanggar syariat. Hal ini diperkuat oleh pandangan Imam Ibn Hajar al-Asqalani yang menyebut bahwa memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah salah satu cara umat Islam untuk mengenang kelahiran orang yang paling dicintai Allah (al-Asqalani, Fath al-Bari).

SMP Negeri 7 Tanjungpandan setiap tahunnya selalu menyelenggarakan Acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan rutin ini merupakan salah satu kegiatan OSIS yang dimana bertujuan untuk meningkatkan Keimaman dan Ketaqwaan kita kepada Allah SWT dan juga lebih mengenal Nabi Muhammad SAW.  Acara kali ini diadakan pada hari Rabu, 24 September 2025 dengan mengangkat tema yaitu “Meneladani Akhlak Nabi, Membentuk Akhlak Religius dan Berprestasi"

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan Simtudduror yang di pimpin oleh Kepala SMP Negeri 7 Tanjungpandan, Bapak Subandi dan dilanjutkan dengan Doa bersama. Acara ini juga dihadiri oleh Pegawas Bina SMP Negeri 7 Tanjungpandan, Bapak Drs. Saipul Bahri. Setelah pembacaan Simtudduror dan Pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan penampilan hadrah dari Miftahussyafa’ah dan juga penampilan Violin salah satu siswa yaitu Salsabila Aurelia Anggaraini yang membawakan 2 buah lagu bertema islami, pembacaan Puisi oleh Ananda Doni Kurniawan sebagai acara hiburan. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Ceramah singkat dan pembacaan doa sebelum akhirnya menutup acara pada hari tersebut.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Subandi, S.Pd.

- Kepala Sekolah -

Assalamu'alaikum Warrahmatulahi Wabarakatuh. Alhamdulillah Puji syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan Rahmat dan Anugerah-Nya...

Berlangganan